Hubungan Industrial Di Indonesia

Hubungan Industrial

– sistem hubungan yang terbentuk antara pelaku dalam proses produksi barang dan/atau jasa

– didasarkan pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945

– terdiri dari unsur pengusaha, pekerja/buruh dan pemerintah

Peran unsur-unsur tripartit

– Kelangsungan usaha dan ketenangan bekerja

– Pekerja/buruh, serikat pekerja/serikat buruh

– codetermination

– Pengusaha kebijakan

– Partner produksi, keuntungan, tanggung jawab Pemerintah

Pembentukan serikat pekerja/serikat buruh

– Atas dasar sektor usaha, jenis pekerjaan, atau bentuk lain sesuai kehendak buruh – Setiap pekerja hanya berhak menjadi anggota dari 1 (satu) serikat pekerja – 1(satu) serikat pekerja menghimpun sekurang-kurangnya 10 pekerja/buruh – Untuk pekerja yang memegang jabatan yang mungkin menimbulkan pertentangan kepentingan, tidak boleh menjadi pengurus serikat pekerja – Tidak boleh ada diskriminasi keanggotaan – Hal-hal intern diatur dalam AD/ART – Pemberitahuan kepada instansi yang berwenang untuk pencatatan  nomor bukti pencatatan Lembaga Kerjasama Bipartit

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: